KPK MENJAMBANGI P3M POLNAM

Komisi Pemberantasan Korupsi mendatangi P3M Politeknik Negeri Ambon, Kamis dan Jumat 5-6 Juli 2018.  Mendengar KPK mendatangi P3M pasti semua orang akan bertanya-tanya apakah yang sedang terjadi dengan P3M Polnam?, Apakah telah tercium aroma korupsi di P3M Polnam?. Pasti hal inilah yang ada dibenak sebagian orang yang mengetahui kedatangan KPK, atau ada yang mengatakan P3M sedang diperiksa oleh KPK.

Semua anggapan ini adalah salah, karena yang mendatangi P3M Polnam adalah dari Bagian Litbang KPK yang bertujuan untuk mengetahui permasalahan, belajar bagaimana pengelolaan P3M,  mencari solusi dan menjembatani P3M dengan pemerintah pusat. Jadi kedatangan mereka hanya dalam rangka penelitian dan mengumpulkan data. Banyak hal yang dikemukakan oleh Kepala P3M Polnam Dr. Dwi Hariyanti, SE, MM, Ak, CA kepada KPK salah satunya adalah terlambatnya pencairan dana simlitabmas kepada para dosen yang mengakibatkan seluruh jadwal penelitian menjadi terlambat. Permasalahan lain yang dikemukakan adalah laporan keuangan peneliti, padahal seharusnya cukup luaran penelitian yang diutamakan, namun nyatanya laporan keuangan masih ditagih juga oleh Kemenristek di kepada dosen Peneliti, hal lain adalah mesalah honor peneliti yang tidak diperbolehkan dosen menerima honor, hal ini sangat merugikan dosen sebagai peneliti. Biaya penelitian PNBP yang relatif kecil, jangankan melakukan peneliitian di Kep. Banda atau Kab.MBD melakukan penelitian di Pulau Saparua saja dosen harus nombok. Masih banyak masalah lain yang juga sdh di kemukakan oleh Kepala P3m Polnam semuanya demi kepentingan dosen peneliti di lingkungan Polnam.

Semoga Apa yang dikemukakan oleh P3M tersebut diatas bisa didengar oleh pemerintah pusat, Pemerintah daerah, maupun Pejabat Polnam itu sendiri dalam memperjuangkan aspirasi dosen sebagai peneliti. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *